Kelapangan Hati

posted in: Cerita singkat | 0

Nikmatnya iman Islam dalam kelapangan hati di setiap episode kehidupan

Tokomeyou – cerita singkat penuh makna ini semoga bisa kita ambil manfaat untuk Mengarungi kehidupan.

“Dikisahkan terjadi dialog disebuah majlis ilmu. Seorang santri bertanya tentang bagaimana mensikapi kehidupan yang penuh likunya. Ada manis, asin bahkan pahit kehidupan.”

Sang Kyai mempersilahkan santri tersebut untuk meminum dua gelas air yang beliau sediakan. Kemudian terjadilah dialog berikut ini:

KYAI : “Tadi kamu minum segelas air yang aku beri satu sendok gula, apa yang kamu  rasakan?”

SANTRI
: “Rasanya manis Kyai.”

KYAI
: “Lalu yang aku beri satu sendok garam?”

SANTRI
:  “Waduh kalo yang itu benar-benar asin rasanya.”

“Lalu sang Kyai mengajak santri itu menuju ke telaga luas yang airnya sangat jernih, lalu menaburkan satu sendok gula.”





kemudian…

KYAI
: “Coba kamu minum air telaga ini, dan apa yang kamu rasakan?”

SANTRI
:  “Segar sekali Kyai.”

“Kemudian Kyai menaburkan satu sendok garam ke dalam telaga itu.”

Dan….

KYAI
: “Sekarang kamu minum lagi air telaga ini dan bagaimana rasanya?”

SANTRI
: “Tetap segar Kyai.”

KYAI
: “Itulah kehidupan, manis dan asin itu menjadi tidak terasa bagi orang yang HATINYA lapang, luas dan penuh dengan rasa syukur.

Share artikel cerita singkat ini untuk menginspirasi. Semoga kita dapat memetik manfaat untuk kehidupan.

Aamiin YRA.

Leave a Reply