Dalam artikel ini Anda akan dapati rahasia yang akan membawa keberkahan hidup dunia akhirat. 8 Kebiasaan agar Kaya karena Allah adalah yang sudah terbukti dijalankan oleh Abdurrahman bin Auf r.a, yang tentunya didapat atas bimbingan Rasulullah.

Sebelum Kita bahas 8 kebiasaan agar Kaya karena Allah, marilah kita simak riwayat singkat Abdurrahman bin Auf r.a. :

Pemuda yang miskin itu bernama Abdurrahman bin Auf. Sebelum hijrah ke Madinah, ia tak memiliki aset yg diandalkan. Modal usaha yang ia miliki hanya dirinya.

Sesampainya di Madinah, ia dipersaudarakan Rasulullah dengan Asad bin Rabi’ orang Madinah.

Dari persaudaraan inilah, muncul ide besar mereka.

Ide ingin memiliki pasar/market Madinah. Gunanya, agar kaum muslimin mandiri dalam hidup.

Tidak menggantungkan ekonomi mereka kepada kafir musyrik.

Dengan modal bisnis sarapan pagi.

 

Hingga perlahan membuka rumah makan.

Berkembangmenjadi bisnis sembako.

Akhirnya, tak sampai tiga tahun, pasar sembako Madinah dan sekitarnya dikuasai total oleh Abdurrahman bin Auf.

Tahun berikutnya, ia menjadi pemilik modal usaha.

Bisnis dikembangkan, hingga memiliki aset tak terhingga.

Para ahli mencatat bahwa sebelum ia wafat dlm usia 78 tahun, ia memiliki uang cash setara dgn 640 trilliun jika dirupiahkan.

Seribu rumah mewah. Seribu kendaraan unta dan kuda terbaik.

Pertanian dan peternakan.

Menguasai tanah di Madinah dan sekitarnya.

Yang sangat menarik, sebelum ia wafat, lebih separuh dari aset ini diwakafkan kepada umat Islam.

Sebagai motivasi untuk generasi muda yg pesimis dalam ekonomi, maka saya mengambil beberapa catatan dari kisah Abdurrahman bin Auf ini, sebagai salah seorang idola kita dalam bekerja, memberi serta kaya dan masuk surga karena menggunakan kekayaannya.

Inilah 8 kebiasaan agar kaya karena Allah dari pelajaran hidup dan ibadah dari Abdurrahman bin Auf :

1. Memberi sedekah sebelum bekerja.

Kebiasaan ini dilakoni Abdurrahman bin Auf setibanya di Madinah. Ia sangat yakin dengan sabda Rasulullah saw: “Pancinglah rejeki dengan sedekah”. Jika ingin mendapatkan rejeki /ikan yang besar, tentu Abdurrahman bin Auf menggunakan umpan pancing yang bagus pula. Maka, siapapun yg membaca sejarah hidup Abdurrahman bin Auf akan tercengang dengan sikapnya yang menjadikan sedekah dan infaq sebagai hobby.

2. Merebut waktu subuh.

Rasulullah memberikan doktrin kepada Abdurrahman untuk merebut waktu subuh. Waktu sebelum matahari terbit. Rasulullah bersabda: “Rebutlah waktu subuh, sesungghnya berkah umat ini di waktu subuh”.

Bukan hanya dalam dunia dagang, kita juga melihat bahwa siapa saja yang ingin sukses, mereka cepat tidur. Kemudian cepat bangun. Memulai usaha dagang mereka terkadabg sebelum masuk waktu subuh. Merebut barokah dari Allah, sebelum matahari terbit. Waktu subuh adalah waktu yg sehat utk gerakan tubuh dan pikiran juga masih lapang.

3. Cepat tidur untuk tahajjud panjang.

Tahajjud Abdurrahman bin Auf dapat menjadi teladan bagi kita semua. Ia memulai malamnya dengan menyegrrakan tidur setelah shalat isya. Cepat bangun malam. Memaksimalkan tahajjud dengan bacaan quran yang panjang. Hingga tahajjud sudah nikmat baginya. Mengangkat beliau ke maqam terpuji dalam bisnis. Malamnya tak habis di dunia kedai kopi, santai dan membuang waktu.

4. Fokus dunia dagang.

Kebiasaan ke empat ini tampaknya lebih menarik. Yaitu, fokus dalam dagang.

Tidaktergiur dengan usaha yang lain. Terus mendalami dan bergelut dengan bisnis.

Hingga dunia dakwahnya adalah profesi bisnisnya.

Inijuga merupakan hal baru, bagaimana seorang Abdurrahman mendapat jamninan masuk surga karena menjadikan dunia bisnisnya sebagai dunia dakwah.

Segala sisi bisnis telah dikuasainya dengan detail dan rinci.

Hingga ia berjaya dan piawai betul dalam dagang. Insting bisnisnya menyatu dengan dakwah.

Bukandakwah yang dibisniskan.

5. Tidak menggunakan jasa ribawi.

Sisi lain, yang tak kalah menarik di awal dan akhir bisnis beliau adalah tak menggunakan jasa riba.

Modalusaha pertamanya dimulai dari pinjaman modal kecil yang diberikan Asad bin Rabi’ kepadanya untuk sekedar membuka warung makanan. Kemudian, keseriusan Abdurrahman mengundang pemodal lain untuk mengikutsertakan modalnya dan bisnis yg dirintisnya.

Dibeberapa cacatan sejarah bisnis beliau tak menggunakan jasa riba atau rentenir.

Sehingga, bisnisnya sangat barokah dan dicintai kaum muslimin.

6. Puasa sunnah rutin senin dan kamis

7. Jaringan Silaturahim.

8. Optimis dengan Allah.

8 Kebiasaan Agar Kaya Karena Allah
Tagged on:         

Leave a Reply